Pernahkah kawan bayangkan rasanya tinggal di kota yang tidak efektif lagi efisien?
Sayangnya, hampir sebagian besar kawan semua pernah singgah di sini. Di kota yang sangat memboroskan sumber daya pribadi kita.
Yup, kota ini adalah ibukota negara Republik Indonesia kita tercinta ini. Sungguh ironis, sebagai ibukota negara, ternyata kota ini tidak memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya nya demi menyediakan layanan yang memadai bagi warganya. Tidak usah kita bahas semua aspek kawan. Tidak efektif dan efisien juga nanti tulisan ini jadinya. Hahahaha… Cukuplah kali ini kita ambil masalah transportasi dan infrastrukturnya saja.
Bagi kawan yang bekerja di sini, sudah pasti terbiasa dengan namanya kemacetan. Apalagi kalau ada hujan… Wuiihhh… Macet makin menggila saja. Kenapa? Karena sebagian besar jalanan pasti banjir. Jangankan jalan, permukaan tanahnya saja jauh lebih rendah daripada permukaan laut. Maka tidak heran bila kemudian ada jalan yang ambles.
Kembali lagi ke point ineffective dan inefficient, coba saja hitung berapa lama waktu yang terbuang di jalanan hanya untuk menikmati kemacetan. Yah, kalau boleh dikatakan menikmati. Hahaha…
Waktu yang seharusnya bisa kita gunakan untuk momen berkualitas sirna sudah hanya karena problem transportasi tadi.
Terus bagaimana solusinya?
Menurutku kawan, yang harus dibenahi terlebih dahulu adalah mentalitas warga di sini terlebih dahulu. Bagaimana agar mereka tidak lagi egois. Tidak lagi mementingkan gengsi. Mau mengerti penderitaan yang dialami orang lain. Bisa lebih tenggang rasa dan tepa salira. Selain suasana yang lebih nyaman yang bakal tercipta, lambat laun pengguna sarana transportasi massal juga akan meningkat, tak lupa pemerintahan kota sudah selayaknya mengatur regulasi agar warga nya bisa menikmati kelancaran transportasi.
Yah kawan, tapi sepertinya susah untuk diwujudkan. Jadi ya… Mari kita nikmati sama-sama kemacetan yang menjebak kita ini. Heheheh…
Wassalam
*saya yang sedang menikmati macet pasca hujan @Wed, Oct 6, 2010
Filed under: daily activity

SocialVibe